By Drs. Herdian Wibisono


Media Informasi dan Referensi Pembelajaran Bahasa Indonesia


Blog Pembelajaran by Drs. Hedian Wibisono

Blog Pembelajaran by Drs. Hedian Wibisono

Selasa, 02 September 2014

Pendekatan Scientific

Konsep Pendekatan Scientific dalam Kurikulum 2013

Implementasi Kurikulum 2013 di lapangan (baca: sekolah), guru salah satunya harus menggunakan pendekatan ilmiah (scientific), karena pendekatan ini lebih efektif hasilnya dibandingkan pendekatan tradisional.
Kriteria Pendekatan Scientific (Pendekatan Ilmiah)
 Berikut ini tujuah (7) kriteria sebuah pendekatan pembelajaran dapat dikatakan sebagai pembelajaran scientific, yaitu:
  1. Materi pembelajaran berbasis pada fakta atau fenomena yang dapat dijelaskan dengan logika atau penalaran tertentu; bukan sebatas kira-kira, khayalan, legenda, atau dongeng semata.
  2. Penjelasan guru, respon siswa, dan interaksi edukatif guru-siswa terbebas dari prasangka yang serta-merta, pemikiran subjektif, atau penalaran yang menyimpang dari alur berpikir logis.
  3. Mendorong dan menginspirasi siswa berpikir secara kritis, analistis, dan tepat dalam mengidentifikasi, memahami, memecahkan masalah, dan mengaplikasikan materi pembelajaran.
  4. Mendorong dan menginspirasi siswa mampu berpikir hipotetik dalam melihat perbedaan, kesamaan, dan tautan satu sama lain dari materi pembelajaran.
  5. Mendorong dan menginspirasi siswa mampu memahami, menerapkan, dan mengembangkan pola berpikir yang rasional dan objektif dalam merespon materi pembelajaran.
  6. Berbasis pada konsep, teori, dan fakta empiris yang dapat dipertanggungjawabkan.
  7. Tujuan pembelajaran dirumuskan secara sederhana dan jelas, namun menarik sistem penyajiannya.
Langkah-Langkah Pembelajaran pada Pendekatan Scientific (Pendekatan Ilmiah)

Proses pembelajaran yang mengimplementasikan pendekatan scientific akan menyentuh tiga ranah, yaitu: sikap (afektif), pengetahuan (kognitif), dan keterampilan (psikomotor). Dengan proses pembelajaran yang demikian maka diharapkan hasil belajar melahirkan peserta didik yang produktif, kreatif, inovatif, dan afektif melalui penguatan sikap, keterampilan, dan pengetahuan yang terintegrasi.
Adapun penjelasan dari pendekatan pembelajaran scientific (pendekatan ilmiah) dengan menyentuh ketiga ranah tersebut dapat dijelaskan sebagai berikut:
  • Ranah sikap menggamit transformasi substansi atau materi ajar agar peserta didik “tahu mengapa.”
  • Ranah keterampilan menggamit transformasi substansi atau materi ajar agar peserta didik “tahu bagaimana”.
  • Ranah pengetahuan menggamit transformasi substansi atau materi ajar agar peserta didik “tahu apa.”
  • Hasil akhirnya adalah peningkatan dan keseimbangan antara kemampuan untuk menjadi manusia yang baik  (soft skills) dan manusia yang memiliki kecakapan dan pengetahuan untuk hidup secara layak (hard skills) dari peserta didik yang meliputi aspek kompetensi sikap, pengetahuan, dan keterampilan.
  • Kurikulum 2013 menekankan pada dimensi pedagogik modern dalam pembelajaran, yaitu menggunakan pendekatan ilmiah.
  • Pendekatan ilmiah (scientific appoach) dalam pembelajaran sebagaimana dimaksud  meliputi mengamati, menanya, menalar, mencoba, membentuk jejaring untuk semua mata pelajaran.



Senin, 01 September 2014

RPP Bhs. Indonesia Kelas VII Bab 3 (habis)



RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)
SatuanPendidikan         : SMP
Kelas/Semester             : VII/1
Mata Pelajaran              : Bahasa Indonesia
Topik                            : Teks Eksposisi
Jumlah Pertemuan        : 3 x Pertemuan

A.     Kompetensi Inti (KI)
1.    Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya
2.    Menghargai dan menghayati perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab,  peduli (toleransi, gotong royong), santun, percaya diri, dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya
3.    Memahami pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural) berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya terkait fenomena dan kejadian tampak mata.
4.    Mencoba, mengolah, dan menyaji dalam ranah konkret (menggunakan, mengurai, merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak (menulis, membaca, menghitung, menggambar, dan mengarang) sesuai dengan yang dipelajari di sekolah dan sumber lain yang  sama dalam sudut pandang/teori.
B.     Kompetensi Dasar (KD)
1.2       Menghargai dan mensyukuri keberadaan bahasa Indonesia sebagai anugerah Tuhan Yang Maha Esa sebagai sarana memahami informasi lisan dan tulis.
2.1       Memiliki perilaku jujur, tanggung jawab, dan santun dalam menanggapi secara pribadi hal-hal atau kejadian berdasarkan eksposisi
3.1       Memahami teks eksposisi, tanggapan deskriptif, eksposisi, eksplanasi, dan cerita pendek baik melalui lisan maupun tulisan
C.     Indikator Pencapaian Kompetensi
1.2.1   Menghargai dan mensyukuri keberadaan bahasa Indonesia sebagai anugerah Tuhan yang Maha Esa sebagai sarana memahami informasi lisan dan tulis.
1.2.2   Menghargai dan mensyukuri keberadaan bahasa Indonesia sebagai anugerah Tuhan yang Maha Esa sebagai sarana menyajikan informasi lisan dan tulis
2.1.1   Memiliki perilaku jujur, tanggung jawab, dan santun dalam menanggapi secara pribadi hal-hal atau kejadian berdasarkan observasi.
3.1.1   Mendaftar kalimat tunggal dan majemuk dalam teks eksposisi.
3.1.2   Mendaftar kata konjungsi dan modalitas dalam teks eksposisi.
3.1.3   Menulis proses afiksasi dan mendaftar kata ulang (repetisi) dalam teks eksposisi
3.1.4   Mendaftar kata ganti dalam teks eksposisi
3.1.5   Menulis teks eksposisi berdasarkan struktur teks.
D.     Tujuan Pembelajaran
1.    Selama dan setelah proses pembelajaran, siswa dapat menghargai dan mensyukuri keberadaan bahasa Indonesia sebagai anugerah Tuhan Yang Maha Esa sebagai sarana memahami informasi lisan dan tulis
2.    Selama dan setelah proses pembelajaran, siswa menghargai dan mensyukuri keberadaan bahasa Indonesia sebagai anugerah Tuhan yang Maha Esa sebagai sarana menyajikan informasi lisan dan tulis
3.      Selama dan setelah proses pembelajaran, siswa dapat menunjukkan sikap jujur, tanggung jawab, dan santun dengan menggunakan bahasa Indonesia dalam menyusun/memproduksi eksposisi baik lisan maupun tulisan
4.      Setelah membaca teks eksposisi dan mendiskusikannya siswa dapat mendaftar kalimat tunggal dan majemuk dalam teks eksposisi baik secara lisan maupun tulisan.
5.      Setelah membaca teks eksposisi dan mendiskusikannya siswa dapat mendaftar kojungsi dan kata modalitas dalam teks eksposisi baik secara lisan maupun tulisan
6.      Setelah membaca teks eksposisi dan mendiskusikannya siswa dapat menulis proses afiksasi dan mendaftar kata ulang dalam teks eksposisi baik secara lisan maupun tulisan
7.      Setelah membaca teks eksposisi dan mendiskusikannya siswa dapat mendaftar kata ganti dalam teks eksposisi baik secara lisan maupun tulisan
8.      Setelah membaca teks eksposisi dan mendiskusikannya siswa dapat menulis teks eksposisi sesui struktur teks.
E.     Materi Pembelajaran
·                  Teks eksposisi
·                  Struktur teks eksposisi
·                  Afiksasi bahasa
·                  Kelas kata
F.      Alokasi Waktu
6 x 40 Menit ( 3 X pertemuan)
G.    Metode Pembelajaran
Metode scientifik
H.    Kegiatan Pembelajaran
1.      Pertemuan Pertama
a.      Kegiatan Pendahuluan (10 ‘)
1)    Siswa menrespon  salam dan pertanyaan dari guru berhubungan dengan kondisi dan pembelajaran sebelumnya
2)    Siswa menerima informasi kompetensi, meteri, tujuan, manfaat, dan langkah pembelajaran yang akan dilaksanakan
3)    Untuk menarik minat, siswa mendengarkan pembacaan puisi bertema lingkungan hidup yang berjudul “Tanah Kelahiran” karya Ramadhan K.H.
4)    Siswa diberi pemahaman tentang teks eksposisi yang dikaitkan dengan   fenomena yang terjadi di sekitar siswa. Guru menggugah kesadaran siswa agar  mencintai dan bangga menjadi bangsa Indonesia.
b.      Kegiatan Inti (60’)
1)    Siswa membaca teks eksposisi secara cermat.
2)    Guru dan siswa bertanya jawab tentang isi teks eksposisi sesuai isi teks eksposisi.
3)    Dengan sikap tanggung jawab, peduli, responsif, dan santun siswa secara berkelompok membaca dan berdiskusi mendaftar kalimat tunggal dan majemuk, kojungsi, serta kata modalitas dalam teks eksposisi.
4)    Salah satu kelompok melaporkan hasil diskusinya.
5)    Kelompok lain merespon atau menanggapi dengan responsif dan santun.
6)    Siswa bersama guru membahas hasil pekerjaan setiap kelompok .
c.     Kegiatan Penutup (10’)
1)    Siswa bersama guru menyimpulkan pembelajaran
2)    Siswa melakukan refleksi terhadap kegiatan yang sudah dilakukan
3)    Siswa menyimak informasi mengenai rencana tindak lanjut pembelajaran
2.    Pertemuan Kedua
a.    Kegiatan Pendahuluan (10’)
1)  Siswa menrespon  salam dan pertanyaan dari guru berhubungan dengan kondisi dan pembelajaran sebelumnya
2)    Siswa menerima informasi tentang keterkaitan pembelajaran sebelumnya dengan pembelajaran yang akan dilaksanakan.
3)    Siswa menerima informasi kompetensi, meteri, tujuan, manfaat, dan langkah pembelajaran yang akan dilaksanakan
b.    Kegiatan Inti (60’)
1)    Siswa membaca contoh teks eksposisi dengan cermat.
2)    Siswa bertanya jawab tentang hal-hal yang berhubungan dengan struktur teks eksposisi.
3)    Dengan sikap tanggung jawab, peduli, responsif, dan santun siswa secara berkelompok membaca dan berdiskusi menentukan proses afiksasi kata, mendaftar kata ulang dan kata ganti dalam teks eksposisi.
4)    Wakil dari masing-masing kelompok secara bergiliran melaporkan hasil diskusinya.
5)    Kelompok lain merespon atau menanggapi dengan responsif dan santun.
6)    Guru dan siswa membahas setiap hasil kerja kelompok untuk menentukan struktur teks eksposisi yang benar.
b.      Kegiatan Penutup (10’)
1)      Siswa bersama guru menyimpulkan pembelajaran
2)      Siswa melakukan refleksi terhadap kegiatan yang sudah dilakukan
3)      Siswa menyimak informasi mengenai rencana tindak lanjut pembelajaran.
3.    Pertemuan Ketiga
a.    Kegiatan Pendahuluan (10’)
1)  Siswa menrespon  salam dan pertanyaan dari guru berhubungan dengan kondisi dan pembelajaran sebelumnya
2)    Siswa menerima informasi tentang keterkaitan pembelajaran sebelumnya dengan pembelajaran yang akan dilaksanakan.
3)    Siswa menerima informasi kompetensi, meteri, tujuan, manfaat, dan langkah pembelajaran yang akan dilaksanakan
b.    Kegiatan Inti (60’)
1)    Siswa membaca contoh teks eksposisi dengan cermat.
2)    Siswa bertanya jawab tentang hal-hal yang berhubungan dengan struktur teks eksposisi.
3)    Dengan sikap tanggung jawab, peduli, responsif, dan santun siswa secara berkelompok membaca dan berdiskusi menulis teks eksposisi sesuai dengan struktur teks..
4)    Wakil dari masing-masing kelompok secara bergiliran melaporkan hasil diskusinya.
5)    Kelompok lain merespon atau menanggapi dengan responsif dan santun.
6)    Guru dan siswa membahas setiap hasil kerja kelompok untuk menentukan struktur teks eksposisi yang benar.
b.      Kegiatan Penutup (10’)
1)      Siswa bersama guru menyimpulkan pembelajaran
2)      Siswa melakukan refleksi terhadap kegiatan yang sudah dilakukan
3)      Siswa menyimak informasi mengenai rencana tindak lanjut pembelajaran.

I.       Penilaian Proses dan Hasil Belajar
a.    Penilaian Proses
No
Aspek yang dinilai
Teknik Penilaian
Waktu Penilaian
Instrumen Penilaian
Keterangan
1.
Religius
Pengamatan
Proses

Lembar Pengamatan
Hasil penilaian nomor 1 dan 2 untuk masukan pembinaan dan informasi bagi Guru Agama dan Guru PKn
2.
Tanggung jawab
3.
Peduli
4.
Responsif
5.
Santun
.
b.    Penilaian Hasil
Indikator
Pencapaian Kompetensi
Teknik Penilaian
Bentuk Penilaian
Instrumen
Mendafrar kalimat tunggal dan majaemuk
Tes tertulis
Tes uraian
1.      Tentukanlah masing-masing 2 kalimat tunggal dan majemuk dalam teks eksposisi berikut.
Mendaftar kata modalitas
Tes tertulis

Tes uraian


2.      Tuliskan 3 kata modalitas yang terdapat dalam teks eksposisi berikut!
Menuliskan proses afiksasi kata
Tes tertulis
Tes uraian
3.      Bagaimanakah proses afiksasi kata berikut .
a. meremajakan
b. menghindari
c. mempertanggungjawabkan
Mendaftar kata ulang
Tes tertulis
Tes uraian
4.      Daftarlah 5  kata ulang yang terdapat dalam teks eksposisi!

PedomanPenskoran :
Soal no. 1
Aspek
Skor
Siswa mendaftar kalimat tunggal dan majemuk

·         Jawaban 4 betul
4
·         Jawaban 3 betul
3
·         Jawaban 2 betul
2
·         Jawaban 1 betul
1

Soal no. 2
Aspek
Skor
Siswa mendaftar kata modalitas

·         Menjawab 3 kata dengan benar
3
·         Menjawab 2 kata dengan benar
2
·         Menjawab 1 kata dengan benar
1
SKOR MAKSIMAL
3

Soal no. 3
Aspek
Skor
Siswa menulis afiksasi

·         Menjawab  3 kata dengan benar
3
·         Menjawab  2 kata dengan benar
2
·         Menjawab  1 kata dengan benar
1
SKOR MAKSIMAL
3

Soal no. 4
Aspek
Skor
Siswa mendaftar kata ulang

·         Mendaftar 5 kata ulang benar
5
·         Mendaftar 4 kata ulang benar
4
·         Mendaftar 3 kata ulang benar
3
·         Mendaftar 2 kata ulang benar
2
·         Mendaftar 1 kata ulang benar
1
SKOR MAKSIMAL
5

J.      Sumber Belajar
Ismail Marahimin. 2008. Penulisan Populer. Jakarta: Pustaka Jaya
Parera, J.P. 2003. Menulis Tertib dan Sistematis. Jakarta : Erlangga
Keraf, Gorys.  2004.  Argumentasi dan Deskripsi. Ende Flores: Nusa Indah


Jatikalen,   Juli  2014
Mengetahui
Kepala SMPN 2 Jatikalen                                        Guru Mata Pelajaran Bahasa Indonesia



Noor Cholis, S.Pd., M.Si.                                        Herdian Wibisono, S.Pd.
NIP 19620702 198301 1 004                                 NIP 19680319 199903 1 004





Lampiran 1
Lembar Pengamatan
LEMBAR PENGAMATAN  SIKAP
Mata Pelajaran  : Bahasa Indonesia
Kelas/Semester : VII/1
Tahun Ajaran   : 2014/2015
Waktu Pengamatan: Dalam PBM
Sikap  yang diintegrasikan dan dikembangkan adalah perilaku religius, jujur, tanggung jawab, dan santun.
Indikator perkembangan sikap perilaku religius, jujur, tanggung jawab, dan santun.
BT (belum tampak) jika sama sekali tidak menunjukkan usaha sungguh-sungguh  dalam menyelesaikan tugas
MT (mulai tampak) jika menunjukkan sudah ada  usaha sungguh-sungguh  dalam menyelesaikan tugas tetapi masih sedikit dan belum ajeg/konsisten
MB (mulai berkembang) jika menunjukkan ada  usaha sungguh-sungguh  dalam menyelesaikan tugas yang  cukup sering dan mulai ajeg/konsisten
MK (membudaya) jika menunjukkan adanya  usaha sungguh-sungguh  dalam menyelesaikan tugas secara terus-menerus dan ajeg/konsisten.
Bubuhkan tanda √ pada kolom-kolom sesuai hasil pengamatan.
No.
Nama Siswa
Religius
Jujur
Tanggung jawab
Santun
BT
MT
MB
MK
BT
MT
MB
MK
BT
MT
MB
MK
BT
MT
MB
MK
1.

















2.

















3.

















4.

















5.

















.6

















7

















8

















9

















10

















11

















12

















13

















14

















15

















16

















17

















18

















19

















20

















21

















22

















23

















24

















25


















Lampiran 2
Lembar Keaktifan Siswa
Kelas/Semester                        : VII/1
Kompetensi Dasar          : Memahami teks eksposisi, tanggapan deskriptif, eksposisi, eksplanasi, dan cerita pendek baik melalui lisan maupun tulisan
Materi Pokok               : Teks eksposisi
No
Nama Siswa
Keaktifan Siswa
SA
A
KA
TA
1





2





3





4





5





6





7





8





9





10





11





12





13





14





15





16





17





18





19





20





21





22





23





24





25





 Keterangan :
SA : Sangat Aktif
A   : Aktif
KA : Kurang Aktif
TA : Tidak Aktif




Laporan Hasil Tugas
Kelas/Semester                        : VII/1
Kompetensi Dasar          : Memahami teks eksposisi, tanggapan deskriptif, eksposisi, eksplanasi, dan cerita pendek baik melalui lisan maupun tulisan
Materi Pokok               : Teks eksposisi

No
Nama Siswa
Skor aspek yang dinilai
Jumlah
Tesis
Argumentasi
Penegasan
1





2





3





4





5





6





7





8





9





10





11





12





13





14





15





16





17





18





19





20





21





22





23





24





25





 Keterangan
Skor maksimal :
Tesis                      : 20
Argumentasi      : 40
Penegasan          : 40